Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian Interferensi

Bagi anda yang berprofesi sebagai Engineer Telekomunikasi khususnya yang menggunakan media radio dan vsat pasti pernah mengalami kesulitan mendapatkan sinyal yang bagus dan stabil saat melakukan pointing di daerah tertentu, hal ini disebabkan karena adanya gangguan yang diakibatkan oleh frekwensi yang berdekatan atau bahkan bertabrakan yang dikenal dengan nama interferensi. Interferensi adalah interaksi antar gelombang di dalam suatu daerah tertentu.



Interferensi dibagi kepada beberapa jenis, yaitu:

Interferensi antar jaringan satelit adalah gangguan yang diakibatkan jarak antara satelit satu dengan yang lainnya.

Interferensi jaringan Terrestrial adalah gangguan yang disebabkan frekuensi kerja dari sistem sama.

Interferensi Croos Polarisasi adalah gangguan disebabkan dari pengguna frekuensi yang sama dan power yang dipancarkan/Transmitter.

Interferensi Co channel (antar kanal) adalah gangguan disebabkan oleh frekuensi channel atau tidak ada jarak antar kedua frekuensi (Guard band).

Interferensi Retransmit adalah gangguan disebabkan ketidak sempurnaan instalasi st.bumi/SNG yang bekerja pada frekuensi 52-88 Mhz sehingga frekuensi radio FM 88-108 Mhz akan masuk ke dalam sistem up link.

Interferensi Intermodulasi antar Carrier adalah gangguan ini ketidak linearan dari power amplifier (HPA) bila digunakan untuk multi carrier, terjadi akibat: kedekatan satelit, Coverage yang saling overlapping, Band frekuensi yang sama.

Interferensi dapat bersifat membangun dan merusak. Bersifat membangun jika beda fase kedua gelombang sama dengan nol, sehingga gelombang baru yang terbentuk adalah penjumlahan dari kedua gelombang tersebut. Bersifat merusak jika beda fasenya adalah 180 derajat, sehingga kedua gelombang saling menghilangkan.

Cara mengatasi Interferensi

Untuk penanggulangan gangguan interferensi, kita harus dapat mengetahui faktor-faktor apa yang dapat menimbulkan interferensi dan bagaimana dampaknya pada performansi sistem yang sedang beroperasi. Telah diketahui bahwa salah satu faktor penyebab interferensi dapat pula berasal dari alam, dimana hal ini mutlak terjadi dan dampaknya tidak mutlak ditanggulangi.