Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Mengurus KK Baru/ Pecah KK Bagi Yang Baru Menikah



Menikah merupakan sunnah rasul, setiap manusia yang sudah dewasa dan mampu secara lahir dan bathin, pasti menginginkan sebuah pernikahan dengan sang pujaan hati yang di cintai. Setelah menikah ceat atau lambat pastinya akan memiliki buah hati.

Jika pasangan suami istri sudah memiliki seoorang anak, maka sudah seharusnya memiliki Kartu Keluarga (KK) yang baru pula. Kan tidak mungkin juga anak yang baru saja lahir di ikutkan ke kartu keluarga orangtua suami ataupun istri.


Bagaimana cara mengurus Kartu Keluarga (KK) baru atau bahasa yang umum kita dengar pecah kk? Pada artikel ini serpengetahuan sengaja membahas mengenai hal cara mengurus Kartu Keluarga (KK) baru atau bisa juga untuk pecah kk bagi yang baru menikah.

Kartu Keluarga (KK) adalah salah satu dokumen wajib yang harus dimiliki oleh sebuah keluarga yang tinggal di wilayah kesatuan Republik Indonesia. Selain untuk pendataan jumlah penduduk di suatu daerah, Kartu Keluarga (KK) juga diperlukan dalam pengurusan hal-hal tertentu.


Sangat penting untuk kita mengurus KK dan KTP, karena kedepannya segala pengurusan data akan dimulai dari KK dan KTP. Mengurus SIM butuh KTP, mengurus BPJS butuh KTP, mengurus akta lahir anak butuh KTP, jadi kita wajib mengurus KK dan KTP untuk kemudahan pengurusan data-data lainnya.

Mengurus Kartu Kelaurga (KK) Baru /Pecah KK bagi yang baru menikah

Jangan terburu-buru dan tidak boleh juga anggap enteng untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) baru, karena ada hal-hal yang harus disiapkan dengan baik agar tidak terkendala dalam prosesnya.

Dua hal yang perlu kita ketahui terlebih dahulu sebelum pergi untuk mengurus Kartu Keluarga (KK) yang baru atau untuk pisah KK dengan orangtua bagi yang baru menikah. Dua hal itu adalah persyaratan dan alur (proses) dalam mengurus Kartu Keluarga (KK).

Syarat pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru

Tentunya setiap hal memiliki persyaratannya tersendiri, berikut adalah syarat dalam pembuatan Kartu Keluarga (KK) baru.
  • Foto copy Surat Nikah/Akta Nikah.
  • Surat keterangan pindah atau surat keterangan pindah datang bagi penduduk yang pindah dalam wilayah Indonesia.
  • Surat Keterangan datang dari luar negeri yang diterbitkan oleh instansi pelaksana terkait bagi warga negara indonesia yang datang dari luar negeri karena pindah.
  • Kartu Keluarga (KK) lama yang asli dan fotocopy.
  • KTP suami dan istri yang asli dan fotocopy.
  • Pas foto 3x4.

Alur proses pengurusan Kartu Keluarga (KK) baru

Jika kita sudah mengetahui apa saja syarat yang dibutuhkan, selanjutnya yang perlu kita ketahui dalah bagaimana alur dalam proses pengurusannya.

Jangan kujuk-kujuk langsung datang ke Disdukcapil, bisa-bisa kita langsung disuruh pulang dan akibatnya kita akan jengkel sendiri.

Untuk alur dalam proses pengurusannya adalah :
  • Datang ke RT/RW sesuai dengan domisili KK lama, jelaskan tujuan anda datang dan mintalah untuk dibuatkan Surat Pengantar ke Desa/Kelurahan untuk keperluan penerbitan Surat Keterangan Pindah untuk pengurusan KK baru, sekaligus memecah KK karena menikah dan ingin membuat KK sendiri sesuai alamat yang ditinggali nanti.
  • Di Desa/Kelurahan anda akan diberikan form F1-01 dan diminta untuk mengisi sesuai data yang nantinya ditandatangani oleh kepala Desa/Lurah.
  • Kemudian surat yang dari Desa/Kelurahan tersebut bawa ke kecamatan. Dikantor camat anda juga akan diminta untuk mengisi form yang akan ditandatangani Kepala Camat.
  • Bawa surat tersebut ke kantor Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DISDUKCAPIL), disana akan diminta KTP istri dan KK asli yang akan ditarik dimana istri telah dikeluarkan dari keluarganya, kemudian anda akan mendapatkan surat pindah domisili yang aktif selama 30 hari.
  • Bawa surat tersebut ke Desa/Kelurahan baru yang akan ditinggali, proses ini sama alurnya seperti saat mengurus surat-surat di domisili KK yang lama diatas. Kita harus terlebih dahulu datang ke RT/RW, kemudian ke Desa/Kelurahan dan terakhir ke Kecamatan setempat.
  • Setelah semua data lengkap, silahkan bawa ke DISDUKCAPIL sesuai domisili yang baru, maka akan diproses untu pembuatan Kartu Keluarga (KK) dan KTP yang baru, kita hanya tinggal menunggu waktu selesainya.

Prosesnya mungkin ada perbedaan setiap daerah, baik persyaratan ataupun alur serta biaya yang diperlukan, diperlukan waktu kurang lebih satu minggu pengurusan sampai dengan selesai.

Demikian cara mengurus surat pindah dan membuat KK baru untuk yang baru menikah, semoga membantu