Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis Record Pada DNS dan Fungsinya


Dalam membangun sebuah mail server, hal yang paling utama harus ada adalah sebuah DNS (Domain Name System) yang mana fungsi dari DNS adalah untuk memetakan atau untuk mengarahkan sebuah nama domain ke ip address dan sebaliknya.

Mengapa butuh DNS?

Singkatnya adalah karena komputer tidak mengenal huruf, komputer hanya mengenal angka biner. Otak manusia lebih gampang mengingat sebuah kata daripada angka-angka

Contoh:

Jika kita ketik alamat ip 74.125.68.139 di url maka kita akan masuk ke halaman google.com, pertanyaannya adalah lebih gampang mana mengingat google.com atau ip 74.125.68.139 ? saya yakin jawaban kita lebih banyak mengatakan lebih gampang mengingat google.com.

Domain pada DNS disediakan penyedia domain, jadi kita tidak bisa membuat nama domain sesuka hati, harus kita daftarkan ke penyedia domain apakah masih kososng atau sudah ada yang menggunakannya.

Dalam membuat server DNS ada beberapa record yang perlu diketahui agar tidak salah dalam proses pembuatannya, diantaranya:

  • A (Address record)

A (Address record) fungsinya untuk mengarahkan sebuah domain ke alamat ip address versi 4. Contoh: ritonga.id ke 202.162.11.101

  • AAAA (IPv6 Address) record

AAAA (IPv6 Address) fungsinya untuk mengarahkan sebuah domain ke alamat ip address versi 6. Contoh: ritonga.id ke ip 21da:00d3:0000:2f3b:02aa:00ff:fe28:9c5a

  • CNAME (Canonical Name) record

CNAME (Canonical Name) record fungsinya untuk membuat nama alias dari domain yang ada, misalkan: www.ritonga.id akan bisa dibuka dengan hanya ritonga.id

  • MX (Mail Exchange) record

MX (Mail Exchange) merupakan catatan pertukaran surat (email), fungsinya adalah untuk mengarahkan pengiriman email dari luar ke server, ini sangat penting untuk diperhatikan jika kita membangun server email sendiri dan menyewa domain.

Kita harus mengarahkan MX pada menu cpanel domain yang kita sewa agar email yang dikirim dari luar sampai atau masuk ke server yang kita buat.

  • PTR record

PTR record atau catatan penunjuk memetakan sebuah nama host ke nama kanonik untuk host tersebut. Pembuatan record PTR untuk sebuah nama host di dalam domain in-addr.arpa yang mewakili sebuah alamat IP menerapkan pencarian balik DNS (reverse DNS lookup) untuk alamat tersebut.

  • NS (Name Server) record

NS (Name Server) record atau catatan server nama memetakan sebuah nama domain ke dalam satu daftar dari server DNS untuk domain tersebut. Pewakilan bergantung kepada record NS.

Itulah beberapa jenis record yang paling umum digunakan dalam membangun sebuah server email. Demikian semoga bermanfaat