Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

2 Langkah Agar Baterai Smartphone Tidak Mudah Soak

Masalah baterai pada smartphone hingga kini masih jadi salah satu masalah pelik. Meski mayoritas smartphone kini dibekali baterai berukuran besar, namun tetap saja masih banyak keluhan dan masalah yang dialami para pengguna smartphone seputar baterai.



Masalah seputar baterai boros, baterai yang mudah drop, baterai gendut hingga baterai meledak nampaknya masih sering terdengar. Ada beberapa penyebab terjadinya masalah pada baterai, salah satunya perilaku si pengguna smartphone itu sendiri. 

Artikel kali ini akan memberi tips 2 langkah agar baterai smartphone tidak mudah soak.

Soak, jebol, gembung atau apalah orang menyebutnya terjadi bisa karena kebiasaan saat mencharger tidak terkontrol, saat mau tidur malam charger sampai pagi, saat Hp di carger ditinggal sehingga saat sudah penuh baterai masih tetap terhubung ke charger.

Ingin baterai smartphone kamu awet dan tahan lama? Dan yang pasti akan mengurangi baterai cepat jebol dan memperpanjang masa pemakaian baterai smartphone anda.

Berikut Jaka berikan langkah - langkah jitu mencegah baterai smartphone jebol:

1. Install Aplikasi "Battery Full Notification"

Klik pada aplikasi Play Store atau App Store smartphone anda, lalu cari sebuah aplikasi bernama Battery Full Notification. Jangan ragu untuk langsung install karena aplikasi ini bisa didapatkan secara cuma - cuma alias gratis. Kira – kira aplikasinya seperti ini:



Aplikasi ini digunakan saat kita mengisi baterai smartphone. Ketika baterai sudah terisi penuh, aplikasi ini akan memberi kita peringatan dan akan memunculkan notifikasi. Dengan adanya notifikasi, kita tak akan lagi lupa mencabut charger dari smartphone.

2. Aktifkan Notifikasi

Setelah memasang atau install aplikasi tersebut di smartphone, langkah selanjutnya adalah mengaktifkan notifikasi dan atur sesuai selera. 

Hal yang bisa dipilih atau atur pada aplikasi ini adalah nada dering, getar, hingga mengatur volume sesuai kebutuhan agar notifikasi yang masuk saat baterai penuh bisa terdengar dengan jelas.



Setelah semua diaktifkan sesuai kebutuhan, maka saatnya mengisi ulang baterai dengan tenang.

Perlu diperhatikan bahwa palikasi ini hanya berfungsi memberi notifikasi atau peringatan jika saat mengisi baterai dan baterai sudah penuh agar kita mencabut kabel charger yang terhubung dengan smartphone.

Informasi tambahan, penulis pernah membaca sebuah artikel dah memang pernah mengalami tanpa sengaja bahwa dalam mengisi baterai usahakan jangan sampai full 100%, tapi bisa di 90 sampai 98 persen agar baterai tetap memiliki ruang untuk bernafas dan tidak cepat soak.

Pengalaman yang penulis alami adalah smartphone inventaris di kantor sering kami charger hanya di 80 – 90% dan sampai saat ini sudah lebih 5 tahun belum pernah ganti baterai.

Demikian tips 2 langkah agar baterai smartphone tidak mudah soak, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.