Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Konfigurasi Hostspot Di Mikrotik Melalui Winbox

Hallo sobat blogger..!
Selamat datang di blog HANYA BERBAGI, blog ini berisi artikel tutorial dan semoga sobat mendapatkan solusi setelah membaca artikel pada blog ini. Selamat membaca


Router Mikrotik memiliki banyak fitur, salah satu fitur yang cukup populer dan banyak digunakan adalah Hotspot.



Dijaman yang semakin canggih seperti saat ini, kita sudah semakin mudah menemukan akses internet dimana-mana, terutama ditempat-tempat nongkrong atau café.

Kebanyakan signal Wifi yang kita temukan tersebut selalu di kunci alias diberi password, dan kita yang ingin menggunakan harus mengetahui passwordnya baru bisa menggunakannya.

Berbeda dengan Hotspot, wifi yang terintegrasi dengan system Hotspot kebanyakan wifinya tidak di kunci dan kita bisa bebas masuk, namun ketika ingin mengakses sebua situs misalkan “google” baru kita diminta untuk melakukan Login terlebih dahulu.

Baca juga : 2 Kesalahan Saat Mengkonfigurasi Hotspot Di Mikrotik

Sebenarnya hotspot tidak hanya bisa diaplikasikan untuk jaringan wireless saja, namun juga bisa untuk jaringan kabel. Kelebihan Hotspot adalah kita dapat mengkonfigurasi jaringan yang hanya bisa digunakan dengan username dan password tertentu. 

Kita juga dapat melakukan manajemen terhadap user-user tersebut. Misalnya, mengatur durasi total penggunaan hotspot per user, membatasi berapa besar data yang dapat di download tiap user, mengatur konten apa saja yang boleh diakses user, dll.

Hotspot merupakan fitur gabungan dari berbagai service yang ada di Mikrotik, antara lain :

> DHCP server, digunakan untuk memberi layanan IP otomatis ke user
> Firewall NAT, untuk mentranslasi IP user ke IP yang bisa dikenali ke internet
> Firewall filter, untuk memblock user yang belum melakukan login
> Proxy, untuk memberikan tampilan halaman login, dan sebagainya



Tetapi beruntungnya, service-service tersebut tidak perlu kita buat secara manual, berikut langkah – langkahnya:

Buka menu IP > Hotspot > Hotspot Setup



Dengan menekan tombol Hotspot Setup, wizard Hotspot akan menuntun kita untuk melakukan setting dengan menampilkan kotak-kotak dialog pada setiap langkah nya.

Langkah pertama, kita akan diminta menentukan pada interface/port mana akan dikonfigurasi fitur Hotspot, pada kasus kali ini hotspot akan diseting pada wlan1 kemudian klik Next,



Maka langkah selanjutnya adalah pemberian ip address, jika sebelumnya pada interface wlan1 sudah diberikan ip addres maka secara otomatis ip addres akan muncul, jika belum silahkan tentukan ip addressnya,



Langkah berikutnya, tentukan range IP Address yang akan diberikan ke user (DHCP Server). Secara default, router otomatis memberikan range IP sesuai dengan prefix/subnet IP yang ada di interface. Tetapi kita bisa merubahnya jika dibutuhkan. Lalu klik Next,



Langkah selanjutnya, menentukan SSL Certificate jika kita akan menggunakan HTTPS untuk halaman loginnya. Tetapi jika kita tidak memiliki sertifikat SSL, kita pilih none, kemudian klik Next

Kemudian pada IP Address of SMTP Server biarkan saja default 0.0.0.0, klik Next

Langkah berikutnya adalah menentukan DNS Server, silahkan isi dengan IP DNS yang dierikan oleh ISP tempat sobat berlangganan Internet, namun bisa juga menggunakan open DNS google 8.8.8.8 dan 8.8.4.4, kemudian klik Next



Selanjutnya kita diminta memasukkan nama DNS untuk local hotspot server. Jika diisikan, nantinya setiap user yang belum melakukan login dan akan akses ke internet, maka browser akan dibelokkan ke halaman login ini. 

Disini DNS name sebaiknya menggunakan format FQDN yang benar. Jika tidak diisikan maka di halaman login akan menggunakan url IP address dari wlan1. Pada kasus ini, nama DNS-nya diisi "hotspot.mikrotik.co.id". Lalu klik Next.

Langkah terakhir, tentukan username dan pasword untuk login ke jaringan hotspot, Sampai pada langkah ini, jika di klik Next maka akan muncul pesan yang menyatakan bahwa setting Hotspot telah selesai.

Langkah selanjutnya adalah silahkan uji coba hotspot yang baru saja dibuat tadi, jika berhasil maka sobat bisa lanjut ke tahap yang lebih dalam lagi tentang hotspot. Demikian semoga bermanfaat.