Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Apa Perbedaan Routing dan NAT?

Apa Perbedaan Routing dan NAT?



Selamat malam sobat blogger,

Mungkin masih banyak diantara sobat termasuk saya yang masih bertanya-tanya tentanag apa perbedaan antara Routing dan NAT? Artikel ini sendiri dibuat atas dasar rasa penasaran penulis tentang apa perbedaan antara routing dan NAT.

Karena rasa penasaran itu penulis mencoba mencari-cari jawaban di mbah google dan banyak yang menyuguhkan artikel dengan judul tersebut namun penulis harus membaca banyak artikel untuk perbandingan dan mengambil pemahaman yang teoat sehingga penulis membuat artikel ini dengan gaya bahasa sendiri dengan harapan sobat blogger yang mampir membaca mudah memahaminya.

Pengertian

Pengertian Routing

Routing adalah sebuah cara untuk meneruskan paket-paket baik data maupun suara dari satu jaringan ke jaringan lainnya melalui sebuah jaringan atau internetworking.
Routing juga dapat disebut sebagai cara atau metode penggabungan antara beberapa kelompok jaringan sehingga paket-paket dapat diteruskan dari satu kelompok jaringan menuju kelompok jaringan lainnya yang dituju.
Alat yang melakukan proses routing ini disebut router.
Router akan menerima semua paket yang dikirimkan oleh komputer pengguna kemudian membaca label yang ada pada paket tersebut dan selanjutnya menruskan paket tersebuf ke tujuan dengan memilih jalur terbaik.
Saat ini ada dua jenis Routing, yaitu:
  1. Routing Static, dan
  2. Routing Dynamic

Pengertian NAT

NAT (Network Address Translation) adalah sebuah metode yang berfungsi untuk menghubungkan lebih dari satu komputer ke internet melalui satu IP address.
Alasan penggunaan metode ini adalah karena terbatasnya ketersediaan IP Address yang dapat langsung menghubungkan komputer ke internet.

Saat ini IP Address yang banyak digunakan adalah IPv4 (Internet Protocol versi 4) yang mana IPv4 ini hanya tersedia dalam 32 bit (4byte).
Panjang alamat 4 byte berarti terdapat 2 pangkat 32 = 4.294.967.296 alamat IP yang tersedia. Jumlah ini secara teoritis adalah jumlah komputer yang dapat langsung koneksi ke internet.

Karena keterbatasan inilah sebagian besar ISP (Internet Service Provider) hanya akan mengalokasikan satu alamat untuk satu pengguna dan alamat ini bersifat dinamik, dalam arti alamat IP yang diberikan akan berbeda setiap kali user melakukan koneksi ke internet. Hal ini akan menyulitkan untuk bisnis golongan menengah ke bawah.
Di satu sisi mereka membutuhkan banyak komputer yang terkoneksi ke internet, akan tetapi di sisi lain hanya tersedia satu alamat IP yang berarti hanya ada satu komputer yang bisa terkoneksi ke internet.

Hal ini bisa diatasi dengan metode NAT. Dengan NAT gateway yang dijalankan di salah satu komputer, satu alamat IP tersebut dapat dibagi ke beberapa komputer yang lain dan secara otomatis bisa melakukan koneksi ke internet.

Demikian semoga membantu dalam memberikan pemahaman.