Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Setting Bridge di Mikrotik


Cara Setting Bridge di Mikrotik

Pada artikel ini kita akan coba membahas tentang Bridge dan cara settig bridge di Mikrotik.

Bridge adalah teknik menggabungkan beberapa interface yang berbeda menjadi satu segmen dengan menggunakan teknik bridging. Teknik ini sering dilakukan pada perangkat router seperti Mikrotik yang mana si user atau pelanggan tidak memiliki perangkat switch namun ada beberapa komputer yang harus terhubung ke jaringan dengan segmen IP Address yang sama.

Secara default setiap port pada router (Mikrotik) menghasilkan segmen IP Address yang berbeda, disinilah fungsi Bridge bisa dimanfaatkan.

Cara Setting Bridge di Mikrotik

Langkah – langkah untuk setting Bridge di Mikrotik bisa sobat ikuti seperti dibawah ini:

Masuk ke Mikrotik
Buat interface Bridge, caranya:

Klik pada Bridge > add [+] > muncul kotak New Interface, pada tab General, Name ketik nama Bridge sesuai keinginan > OK, seperti pada gambar dibawah:



Selanjutnya masih di halaman Bridge klik pada tab Ports, disini kita akan menentukan port mana saja yang akan dijadikan Bridge, caranya:

Ports > add [+] > muncul jendela New Bridge Port > pada Interface pilih port yang akan dijadikan Bridge > pada Bridge pilih Interface Bridge yang sudah di create sebelumnya > OK, seperti pada gambar dibawah:



Ulangi untuk membuat bridge port lainnya dengan langkah yang sama seperti diatas.

Sampai disini langkah untuk membuat port Bridge di Mikrotik sudah selesai, langkah selanjutnya adalah menambahkan IP Address.

Add IP Address

Menambahkan IP Address disini pada dasarnya sama saja seperti biasanya, namun yang perlu di perhatikan adalah pilihan interface atau port yang akan di tambahkan IP Address diarahkan pada interface Bridge yang sebelumnya dibuat.

Sebagai contoh:

Klik pada IP > Addresses > add [+] > pada Address ketik IP sesuai keinginan > pada Interface pilih interface Bridge yang sudah dibuat sebelumnya > OK



Silahkan dicoba, jika mode ip static bisa menggunakan dua laptop hubungkan masing – masing ke port yang dijadikan bridge, ganti ip address pada laptop dan silahkan saling ping, jika Bridge sudah benar seharusnya ping pingan replay.

Jika hanya memiliki satu laptop kita bisa membuat DHCP Server pada Mikrotik kemudian secara bergantian:
Hubungkan laptop ke port yang sudah di Bridge dan cek ip di laptop via CMD, hasil bridge saya berjalan dengan baik dan dapat ip seperti pada gambar dibawah:

Kemudian hubungkan latop ke port yang tidak dijadikan Bridge, cek juga ip laptop via CMD, jika ip tetap sama dengan sebelumnya coba ketik ipconfig /release agar ip sebelumnya terhapus dan seharusnya tidak dapat ip baru.

Demikian cara setting bridge di Mikrotik, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.