Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Memilih Wireless Access Point

Access Point adalah sebuah perangkat jaringan yang berisi sebuah transceiver dan antena untuk transmisi dan menerima sinyal ke dan dari clients remote.

Dengan access points (AP) clients wireless bisa dengan cepat dan mudah untuk terhubung kepada jaringan LAN kabel secara wireless atau tanpa kabel.



Dalam dunia jaringan acces point sangat dibutuhkan terutama dalam membangun dan mengembangkan jaringan local. Kenapa? Karena melalui acces point administrator jaringan dapat dengan mudah membangun dan mengembangkan jaringan tanpa ribet menyediakan dan menarik kabel utp/stp.

Namun dalam kenyataannya banyak yang mengeluhkan kualitas jaringan yang didapat tidak sesuai harapan, salah satunya sinyal lemah yang mengakibatkan jangkauan yang mampu di cover tidak jauh.

Maka artikel ini saya mencoba membahas mengenai cara memilih wireless access point yang bagus sesuai kebutuhan lapangan.

Wireless access point mana yang bagus?

Produsen electronic mengembangkan varian produk baru yang dikenalkan dengan fitur lebih bagus dan canggih dengan performa yang lebih bagus juga.

Memilih wireless access point yang terbaik adalah menjadi sebuah target yang bergerak karena selalu ada perangkat baru yang lebih bagus dengan fitur dan technology yang canggih.

Berikut spec minimun atau yang paling dianjurkan dalam memilih sebuah wireless access point:

  • Kemampuan akomodasi user

Maksudnya adalah seberapa banyak si access point mampu menampung user yang akan terkoneksi dengan asumsi pemakaian per user full, misal: browsing, streaming youtube dan lain-lain.

Dengan kondisi seperti diatas berapa userkah yang sanggup di tampung si access point agar access point tidak menjadi hank.

  • Kemampuan power

Kemampuan power yang di maksud disini power sinyal wireless (wifi) yang dihasilkan. Ini adalah penyebab utama yang mengakibatkan sinyal lemah.

Jika memiliki type ruangan yang bersekat-sekat maka sangat di sarankan untuk memilih wireless access point yang berlabel High Power (HP), ini digadang-gadang bisa menembus tembok.

  • Wireless AC

Wireless access point terbaik tentunya harus di usung dengan technology wireless terkini yaitu wireless standards 802.11ac wave 1 ataupun yang sudah wave 2. 

Di masa lalu ketika standard wireless G merajai, kemunculan wireless N (802.11n) disambut dg gembira dengan speed sampai 2 kali lipat bahkan sampai 450Mbps (wireless N450).

Kini perangkat dengan standard 802.11n sudah mulai tergantikan dengan wireless ac (802.11ac) baik dual band 2.4Ghz dan 5Ghz band, tiga band (2 band 5Ghz plus 1 band 2.4Ghz).

Tiga faktor diatas adalah hal yang paling utama yang harus diperhatikan dalam memilih wireless access point.

Faktor selanjutnya adalah fitur-fitur yang terdapat pada access point tersebut, fungsinya untuk memudahkan dalam proses pengembangan jaringan, misal mode yang tersedia (sebagai Access Point, Repeater, Bridge, dan Wireless Client), WDS support, band frekuensi (2,4GHz dan 5GHz).

Itulah cara memilih wireless access point versi yang saya ketahui dan pahami, jika sobat pembaca ada tambahan silahkan di tuliskan di kolom komentar agar sobat-sobat pembaca lainnya mendapat reperensi tambahan, terimkasih.