Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian dan cara kerja Load Balancing

Pengertian Load Balancing

Load Balancing adalah teknik untuk mendistribusikan beban trafik pada dua atau lebih jalur koneksi secara seimbang, menghindari overload pada salah satu jalur koneksi agar trafik dapat berjalan optimal.

Selama ini masih ada bahkan mungkin banyak yang beranggapan salah tentang Load Balancing. Banyak yang beranggapan bahwa dengan menggunakan Load balancing dua jalur koneksi atau lebih maka besar bandwidth yang akan didapat menjadi dua kali lipat dari bandwidth sebelum menggunakan load banlancing.

Hal ini perlu diperjelas bahwa load balancing tidak berfungsi menambah besar bandwidth yang diperoleh, tetapi hanya akan membagi trafik dari kedua bandwidth tersebut agar dapat terpakai secara seimbang.

Cara kerja Load Balancing

Dari pengertian diatas sudah jelas bahwa cara kerja Load Balancing adalah dengan mendistribusikan atau membagi rata trafik yang berasal dari komputer pengguna pada kedua koneksi yang ada.

Jadi konsep bandwidth pada Load Balancing bukan seperti rumus matemaika yang menjadikan 512 + 256 = 768, akan tetapi 512 + 256 = 512 + 256, atau 512 + 256 = 256 + 256 + 256

Topologi yang digunakan kira-kira seperti pada gambar dibawah:



pada topologi diatas terlihat ada 2 koneksi dengan kapasitas bandwidth yang berbeda dihubungkan ke router Mikrotik, kemudian dari Mikrotik koneksi di distribusikan ke pc/laptop pengguna.

Demikian artikel tentang pengertian dan cara kerja Load Balancing, semoga bisa memberi pemahaman bagi sobat yang sudah mampir membaca. Untuk versi konfigurasinya akan segera dibuatkan artikelnya. Terimkasih