Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Tata Cara Mandi Wajib Yang Benar Untuk Laki-laki dan Perempuan Sesuai Hadits Rasul

Halo sobat blogger..!

Sesuai dengan istilahnya, mandi wajib adalah proses pembersihan fisik yang sifatnya wajib bagi seorang muslim baik laki-laki maupun perempuan. Tujuannya adalah untuk membersihkan tubuh dan mensucikan diri kembali dari hadas besar. Tata cara mandi wajib pun sudah ada khaidahnya sendiri, jadi harus dilakukan dengan benar.

Dalam bahasa arab, mandi adalah الْغُسْل (ghusl), artinya menurut bahasa yaitu  pengaliran”. Mandi wajib memiliki istilah lain yaitu mandi junub, yang brarti mandi junub ini akan dilakukan ketika dalam keadaan junub.


Menurut istilah mandi wajib ialah mengalirkan air hingga ke seluruh tubuh, dari ujung kepala sampai kaki yang diawali dengan membaca niat mensucikan diri dari hadast yang besar. 

Melakukan mandi akan membuat perasaan menjadi lebih nyaman dan memiliki kepercayaan diri, baik dalam keadaan melaksanakan ibadah ataupun saat melakukan kegiatan atau beraktivitas. 

Dan untuk tata cara melakukan mandi wajib nya dengan berpedoman tata cara mandi wajibnya Nabi Muhammad SAW.

Penyebabnya adalah sesuai dengan firman Allah berikut:

"Dan jika kamu junub, maka mandilah" (QS. Al Maidah: 6)

Untuk itu sebagai seorang muslim/muslimah wajib hukumnya bagi kita untuk mengetahui dan mempelajari tata cara mandi wajib yang benar untuk laki-laki dan perempuan sesuai hadits rasul.

Bagi kita yang merasa ragu-ragu, lupa atau sama sekali belum pernah tahu atau belum pernah berlajar cara mandi wajib yang benar untuk laki-laki dan perempuan, pada artikel ini akan dibahas secara mendetail.

1. Niat mandi Wajib
Niat hukumnya wajib dan segala sesuatu yang akan kita kerjakan harus diawali dengan Niat. Niat ini adalah yang menjadikan perbedaan antara mandi wajib dan mandi biasa. Untuk tata cara pembacaan ini boleh dengan menggunakan suara atu di dalam hati saja.

2. Membersihkan Kedua Talapak Tangan
Yakni menyiram atau membasuh tangan kiri dengan tangan kanan dan sebaliknya, menyiram/membasuh tangan kanan dengan tangan kiri, diulangi tiga kali.

3. Mencuci Kemaluan
Mencuci dan membersihkan kemaluan dari mani dan kotoran yang ada padanya serta sekitarnya.

4. Berwudhu
Berwudhu sama seperti sebagaimana ketika hendak shalat.

5. Membasuh Rambut dan Menyela Pangkal Kepala
Caranya masukkan kedua tangan ke air, lalu menggosokkannya ke kulit kepala dan kemudian menyiram kepala tiga kali.

6. Menyiram dan Membersihkan Seluruh Anggota Tubuh
Pastikan seluruh anggota tubuh tersiram air dan dibersihkan, termasuk bagian-bagian yang tersembunyi/lipatan seperti ketiak dan sela jari kaki.

Tata cara mandi wajib Pria

Ada hadits dan beberapa anjuran yang berbeda mengenai tata cara mandi wajib untuk pria.

Menurut HR At-Tirmidzi, menyela pangkal rambut hanya dikhususkan bagi laki-laki. Para wanita tidak perlu melakukan hal ini.

Berikut ini tata cara mandi wajib dengan cara Nabi Muhammad SAW menurut hadits Al Bukhari.

"Dari Aisyah istri Nabi shallallahu 'alaihi wasallambahwa jika Nabi shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, beliau memulainya dengan mencuci kedua telapak tangannya, kemudian berwudhu sebagaimana wudlu untuk salat, lalu memasukkan jari-jarinya ke dalam air dan menggosokkannya ke kulit kepala. Setelah itu beliau menyiramkan air ke atas kepalanya dengan cidukan kedua telapak tangannya sebanyak tiga kali, kemudian beliau mengalirkan air ke seluruh kulitnya." (HR. Al Bukhari)

"Dari Aisyah dia berkata: "Apabila Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam mandi karena junub, maka beliau memulainya dengan membasuh kedua tangan. Beliau menuangkan air dengan tangan kanan ke atas tangan kiri, kemudian membasuh kemaluan dan berwudhu dengan wudhu untuk salat. Kemudian beliau menyiram rambut sambil memasukkan jari ke pangkal rambut hingga rata. Setelah selesai, beliau membasuh kepala sebanyak tiga kali, lalu beliau membasuh seluruh tubuh dan akhirnya membasuh kedua kaki." (HR. Muslim)

Tata cara mandi wajib perempuan

Untuk wanita, tata cara mandi wajib sebenarnya sama saja. Tetapi wanita tidak perlu menyela pangkal rambut. Bahkan tidak perlu membuka jalinan rambutnya. Hal ini sesuai dengan rujukan HR At-Tirmidzi.

Dalam riwayat tersebut, Ummu Salamah bertanya kepada Nabi Muhammad SAW, "Aku bertanya, wahai Rasulullah! Sesungguhnya aku ini perempuan yang sangat kuat jalinan rambut kepalanya, apakah aku boleh mengurainya ketika mandi junub? Maka Rasulullah menjawab, Jangan, sebetulnya cukup bagimu mengguyurkan air pada kepalamu 3 kali guyuran."

Jadi, tata cara mandi wajib untuk perempuan adalah sebagai berikut:
  • Bacalah niat mandi wajib atau mandi junub terlebih dahulu.
  • Bersihkan telapak tangan sebanyak 3 kali, kemudian lanjutkan dengan membersihkan dubur dan alat kemaluan.
  • Bersihkan kemaluan berikut kotoran yang menempel di sekitarnya dengan tangan kiri.
  • Setelah membersihkan kemaluan, cuci tangan dengan menggosok-gosoknya dengan tanah atau sabun.
  • Lakukan gerakan wudhu yang sempurna seperti ketika kita akan salat, dimulai dari membasuh tangan sampai membasuh kaki.
  • Bilas kepala dengan mengguyurkan air sebanyak 3 kali.
  • Bilas seluruh tubuh dengan mengguyurkan air. Dimulai dari sisi yang kanan, lalu lanjutkan dengan sisi tubuh kiri. Pastikan seluruh lipatan kulit dan bagian tersembunyi ikut dibersihkan.

Itulah tata cara mandi wajib yang benar untuk laki-laki dan perempuan sesuai hadits rasul,  jika ada yang masih terasa kurang pas dan ragu silahkan baca referensi yang lain untuk sebagai pembanding, semoga bermanfaat.