Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Langkah - langkah Konfigurasi Proxy di Mikrotik

Salah satu fitur pada Mikrotik adalah Web proxy yang bisa digunakan sebagai proxy server yang nantinya akan menjadi perantara antara browser user dengan Web Server di Internet seperti yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya, bagi sobat yang belum membaca silahkan baca dahulu DISINI. 


Jika sudah atau sobat sudah paham tentang Proxy, silahkan lanjut..


Langkah-langkah yang perlu dilakukan adalah sebagai berikut:


Pada Winbox masuk ke menu IP –> Web Proxy
Untuk mengaktifkan Web Proxy, pada tab General centang pilihan “Enabled

Isikan Port yang akan digunakan oleh Proxy, default mikrotik adalah port 8080, kita bisa menggunakan port dengan angka berbeda asalkan tidak bentrok dengan port-port data dan aplikasi yang sudah default.

Pada Cache Administrator bisa kita ganti dengan email atau alamat web sesuai preferensi kita selaku Admin.

Max. Cache Size menentukan berapa besar alokasi memori untuk menyimpan cache proxy. Isi sesuai kebutuhan atau bisa  pilih unlimited.

Centang opsi Cache On Disk agar penyimpanan dilakukan pada hard disk MikroTik dan bukan pada RAM, karena biasanya hard disk Mikrotik memiliki kapasitas lebih basar daripada RAM.

Klik Apply –> OK



Yang lebih familiar dengan mode CLI, berikut untuk versi CLI nya:

[uddin@MikroTik] >ip proxy set cache-on-disk=yes enabled=yes

Selanjutnya kita harus membuat satu NAT khusus untuk mengalihkan (redirect) Traffic data HTTP yang menggunakan port 80 ke port yang kita digunakan proxy yaitu 8080. 

Caranya adalah:Masuk ke menu IP --> Firewall --> NAT dengan mengisi 

Chain=dstnatProtocol : tcp
Dst. Port : 80 Kemudian pada tab 
Action isi kolom:Action : redirect  



To Ports : 8080 (port yang digunakan proxy)


[uddin@MikroTik] >ip firewall nat add action=redirect chain=dstnat dst-port=80 protocol=tcp to-ports=8080

Sekarang Web Proxy MikroTik sudah Transparent, selanjutnya, buka menu IP –> Web Proxy. Klik pada tab Status dan Connections




Kalau keduanya sudah ada isinya seperti pada gambar dibawah ini, maka Proxy yang kita buat sudah berjalan dengan semestinya.

Selain itu pengecekan juga dapat melalui browser, kemudian masukkan alamat apapun (yang tidak valid) supaya terjadi pesan error. 

Jika Transparent Proxy MikroTik sudah berjalan, maka akan muncul pesan error seperti pada gambar 
dibawah ini:



Dengan demikian Proxy yang kita konfigurasi sudah berjalan dengan baik dan konfigurasi Proxy di Mikrotik sudah selesai. 


Demikian semoga membantu dan selamat mencoba.