Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Perintah Dasar Konfigurasi switch BDCOM

Pada artikel ini HANYA BERBAGI akan coba berbagi mengenai command dasar yang digunakan pada saat konfigurasi switch BDCOM.




> Enable

Setelah login, secara default BDCOM berada pada mode user, tandnya adalah adanya tanda “>” setelah hosname (nama perangkat) yang diberikan pada BDCOM.

Mirip seperti cisco, pada mode ini kita tidak bisa melakukan apa - apa meskipun hanya sekedar melakukan “show”. oleh karena itu kita perlu masuk ke mode privileged dengan command “enable” tanpa tanda kutip.

BDCOM>enable
BDCOM#

Maka kita akan masuk pada mode “privileged” dengan adanya tanda “#” setelah hostname (nama perangkat) yang diberikan pada BDCOM.


Konfigurasi umum

> Config

Dengan mengetik “config” pada mode privileged maka kita akan masuk pada mode konfigurasi dengan adanya command “config” setelah hostname, seperti dibawah ini

BDCOM#config
BDCOM_config#  --> mode konfigurasi

Pada mode ini kita bisa melakukan segala bentuk konfigurasi pada switch BDCOM, baik penambahan konfigurasi baru ataupun perubahan pada konfigurasi sebelumnya.


Hostname

Perintah ini digunakan untuk mengganti nama default bdcom menjadi nama sesuai dengan keinginan kita, biasanya sesuai nama user yang sedang di pasang.

BDCOM_config#hostname PT. Maju Bersama
PT. Maju Bersama_config#


> Vlan

Digunakan untuk membuat database vlan yang akan di gunakan pada bdcom

PT. Maju Bersama_config# vlan 17


Konfigurasi port

> Masuk ke port

PT. Maju Bersama_config#interface gi0/1
PT. Maju Bersama_config_g0/1#

Kita akan masuk ke port dan melakukan konfigurasi di port tersebut


> Description

Digunakan untuk memberikan deskripsi atau label pada port secara logik (non fisik). fungsinya agar kita mengetahui port tersebut terhubung kemana dan melewatkan layanan apa.

PT. Maju Bersama_config_g0/1#description Internet dedicated 100 Mbps to Mikrotik PT. Maju Bersama eth1


Mengganti mode port

Secara default pada umumnya port switch modenya adalah “access” termasuk BDCOM. Mode port paling umum digunakan ada 2, yaitu access dan trunk.

> Acces

digunakan apabila port hanya akan melewatkan 1 vlan service

PT. Maju Bersama_config_g0/1#switchport mode access
PT. Maju Bersama_config_g0/1#switchport pvid 17
PT. Maju Bersama_config_g0/1#exit
PT. Maju Bersama_config#


Trunk

Digunakan apabila port akan melewatkan lebih dari satu vlan, misal vlan 17 dan 280

PT. Maju Bersama_config_g0/9#switchport mode trunk
PT. Maju Bersama_config_g0/9#switchport trunk vlan-allowed 17,280
PT. Maju Bersama_config_g0/9#exit
PT. Maju Bersama_config#


> Routing static

PT. Maju Bersama_config#ip route 10.111.20.1 255.255.255.0 111.200.180.1


> Default route

PT. Maju Bersama_config#ip route default 111.200.180.1


Verifikasi konfigurasi

> Show

Digunakan untuk melihat hasil configurasi, baik secara menyeluruh maupun perbagian sesuai yang di inginkan

PT. Maju Bersama# show run --> Untuk melihat hasil konfigurasi secara keseluruhan yang sudah dibuat.

PT. Maju Bersama# show run int gi0/9 --> Untuk melihat konfigurasi yang sudah dibuat pada port gi0/9 saja.


Menghapus konfigurasi

Untuk menghapus konfigurasi, kita hanya perlu menambahkan kata "no" pada konfigurasi yang akan di hapus, misalkan kita ingin menghapus sebuah vlan maka perintahnya :

PT. Maju Bersama_config#no vlan 17



Menyimpan konfigurasi

PT. Maju Bersama# write

Itulah beberapa comaand konfigurasi dasar pada switch BDCOM, dengan perintah - perintah tersebut kita sudah bisa melakukan konfigurasi pada sebuah switch BDCOM yang baru. Semoga bermanfaat.