Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Jenis-jenis Port dan Fungsinya Pada Jaringan Komputer

Hai sobat blogger..!

Pada artikel ini kita akan coba membahas mengenai jenis port yang digunakan pada saat terjadinya komunikasi data.

serpengetahuan.blogspot.com

Mungkin kebanyakan dari kita yang masih baru ingin belajar mengenai jaringan, apabila mendengar kata port pasti yang terlintas di pikiran adalah port pada sebuah perangkat switch maupun router. Memang benar itu juga sering disebut sebagai port, namun yang akan kita bahas adalah port logic yang digunakan pada komunikasi data.

Dalam protokol jaringan TCP/IP, sebuah port adalah mekanisme yang mengizinkan sebuah komputer untuk mendukung beberapa sesi koneksi dengan komputer lainnya di dalam jaringan.

Port mengidentifikasikan aplikasi dan layanan yang menggunakan koneksi di dalam jaringan TCP/IP, sehingga port memberikan respon pada sebuah proses data tertentu sehingga sebuah server akan memberikan sebuah layanan kepada klien yang mengakses layanan tertentu pada sebuah server.

Port dapat dikenali dengan angka 16-bit (dua byte) yang disebut dengan Port Number dan kelompokkan dengan jenis protokol transport TCP ataupun UDP.

Karena memiliki angka 16-bit, maka total jumlah maksimum port untuk setiap protokol transport yang digunakan adalah 65536 buah.

Pengelompokan Port Pada Jaringan

1. Well-known port (0-1023)

Well-known port adalah port yang disediakan untuk penggunaan proses sistem (root) atau program yang dijalankan oleh pengguna khusus untuk aplikasi atau layanan tertentu. Port yang dikenal baik diberi nomor 0 hingga 1023, dan termasuk 25 untuk SMTP (Simple Mail Transfer Protocol), 80 untuk HTTP (HyperText Transport Protocol).

Well-known Port pada awalnya hanya berkisar antara 0 hingga 255, tetapi kemudian diperlebar untuk mendukung antara 0 hingga 1023. Port number yang termasuk ke dalam well-known port selalu merepresentasikan layanan jaringan yang sama dan ditetapkan oleh Internet Assigned Number Authority (IANA).

Berikut ini adalah beberapa contoh Well-known Port yang sering kita gunakan beserta dengan fungsinya :

20 FTP data (File Transfer Protocol)
21 FTP (File Transfer Protocol)
22 SSH (Secure Shell)
23 Telnet
25 SMTP (Send Mail Transfer Protocol)
43 whois
53 DNS (Domain Name Service)
68 DHCP (Dynamic Host Control Protocol)
79 Finger
80 HTTP (HyperText Transfer Protocol)
110 POP3 (Post Office Protocol, version 3)
115 SFTP (Secure File Transfer Protocol)
119 NNTP (Network New Transfer Protocol)
123 NTP (Network Time Protocol)
137 NetBIOS-ns
138 NetBIOS-dgm
139 NetBIOS
143 IMAP (Internet Message Access Protocol)
161 SNMP (Simple Network Management Protocol)
194 IRC (Internet Relay Chat)
220 IMAP3 (Internet Message Access Protocol 3)
389 LDAP (Lightweight Directory Access Protocol)
443 SSL (Secure Socket Layer)
445 SMB (NetBIOS over TCP)
666 Doom
993 SIMAP (Secure Internet Message Access Protocol)
995 SPOP (Secure Post Office Protocol)


2. Registered Port (1024-49151)

Registered Port adalah port-port yang digunakan oleh vendor-vendor komputer atau jaringan yang berbeda untuk mendukung aplikasi dan sistem operasi yang mereka buat.

Registered port juga diketahui dan didaftarkan oleh IANA tetapi tidak dialokasikan secara permanen, sehingga vendor lainnya dapat menggunakan port number yang sama. Range registered port berkisar dari 1024 hingga 4915.

Pada dasarnya , program itu seharusnya didaftarkan dan dengan demikian semua program yang sudah terdaftar dapat menghindari tabrakan port satu sama lain.

Berikut adalah beberapa penggunaan pada Registered port :

1243 SubSeven (Trojan - security risk!)
1352 Lotus Notes
1433 Microsoft SQL Server
1494 Citrix ICA Protocol
1521 Oracle SQL
1604 Citrix ICA / Microsoft Terminal Server
2049 NFS (Network File System)
3306 mySQL
4000 ICQ
5010 Yahoo! Messenger
5190 AOL Instant Messenger
5632 PCAnywhere
5800 VNC
5900 VNC
6000 X Windowing System
6699 Napster
6776 SubSeven (Trojan - security risk!)
7070 RealServer / QuickTime
7778 Unreal
8080 HTTP
26000 Quake
27010 Half-Life
27960 Quake III
31337 BackOrifice (Trojan - security risk!)


3. Dynamically Assigned Port

Dynamically Assigned Port merupakan port-port yang ditetapkan oleh sistem operasi atau aplikasi yang digunakan untuk melayani request dari pengguna sesuai dengan kebutuhan. Dynamically Assigned Port berkisar dari 1024 hingga 65536 dan dapat digunakan atau dilepaskan sesuai kebutuhan.

Dari keseluruhan port-port yang ada pada 3 kelompok diatas, hanya ada beberapa port saja yang palin sering kita ketahui dan gunakan dalam melakukan