Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Penjelasan Detail OSI Layer ( Lanjutan)

Hallo sobat blogger..!

Ini adalah lanjutan dari artikel sebelumnya yang membahas topik yang sama yaitu mengenai OSI layer. Jika sobat belum membaca bagian yang pertama silahkan klik disini untuk membacanya agar nyambung dengan artikel lanjutan ini.

Pada artikel sebelumnya. Serpengetahuan sudah membahas OSI layer sampai pada layer ke 4 yaitu layer Transport. Kita akan lanjut pada layer berikutnya yaitu :

5. Session layer

Session layer berfungsi untuk mendefinisikan bagaimana koneksi dapat dibuat, dipelihara, atau dihancurkan. Selain itu, di level ini juga dilakukan resolusi nama.

Lapisan sesi atau Session layer adalah lapisan kelima dari bawah dalam model referensi jaringan OSI, yang mengizinkan sesi koneksi antara node dalam sebuah jaringan dibuat atau dihancurkan.

Lapisan sesi tidak tahu menahu mengenai efisiensi dan keandalan dalam transfer data antara node-node tersebut, karena fungsi-fungsi tersebut disediakan oleh empat lapisan di bawahnya dari dalam model OSI (lapisan fisik, lapisan data-link, lapisan jaringan dan lapisan transport) yang sudah dibahas pada artikel sebelumnya.

Fungsi dari layer ini adalah :

> Bertanggung jawab untuk melakukan sinkronisasi antara pertukaran data antar komputer, membuat struktur sesi komunikasi, dan beberapa masalah yang berkaitan secara langsung dengan percakapan antara node-node yang saling terhubung di dalam jaringan.

> Bertanggung jawab untuk melakukan fungsi pengenalan nama pada tingkat nama jaringan logis dan juga menetapkan port pada setiap komunikasi data yang terjadi.

Beberapa jenis komunikasi yang umum digunakan oleh session layer adalah Simplex, Half-Duplex dan Full-Duplex.

6. Presentation layer

Lapisan presentasi (Presentation layer) adalah lapisan keenam dari bawah dalam model referensi jaringan terbuka OSI. Pada lapisan ini terjadi pembuatan struktur data yang didapatnya dari lapisan aplikasi ke sebuah format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.

Fungsi Presentation layer :

> Mentranslasikan data yang hendak ditransmisikan oleh aplikasi ke dalam format yang dapat ditransmisikan melalui jaringan.

> Bertanggung jawab untuk melakukan enkripsi data, kompresi data, konversi set karakter (ASCII, Unicode, EBCDIC, atau set karakter lainnya), interpretasi perintah-perintah grafis, dan beberapa lainnya

Sama seperti layer-layer lainnya pada model OSI layer, presentation layer juga bekerja dengan menggunakan protocol. Salah satu contoh protocol yang digunakan oleh presentation layer adalah VTP atau yang merupakan kependekan dari Virtual Terminal Protokol.

Protokol yang berada dalam level ini adalah perangkat lunak redirektor (redirector software), seperti layanan Workstation (dalam Windows NT) dan juga Network shell (semacam Virtual Network Computing (VNC) atau Remote Desktop Protocol (RDP).

Selain penggunaan VTP, presentation layer juga memberikan layanan protocol lainnya. Layanan protocol yang diberikan oleh presentation layer adalah enkripsi dan juga kriptografi.

7. Application layer

Aplication layer merupakan lapisan OSI terakhir jika di urutkan melalui tingkatan pada layer tersebut. Namun jika kita lihat pada penggunaannya dalam melakukan komunikasi data, layer ini adalah lapisan OSI yang paling pertama kita sentuh atau temukan. Mengapa? Karena pada dasarnya proses komunikasi data yang terjadi seperti pada gambar dibawah ini :




Application layer berfungsi sebagai antarmuka aplikasi dengan fungsionalitas jaringan, mengatur bagaimana aplikasi dapat mengakses jaringan, dan kemudian membuat pesan-pesan kesalahan. Protokol yang berada dalam lapisan ini adalah HTTP, FTP, SMTP, dan NFS.

Lapisan atau layer application ini bekerja dengan bantuan software – software dan aplikasi tertentu. Software dan aplikasi ini adalah program yang terinstall di dalam sebuah komputer, baik komputer penerima maupun pengirim.

Jika kita akan mengirimkan sebuah data dari satu node ke node lainnya, tentu yang pertama kali kita lakukan adalah membuka sebuah aplikasi.

Beberapa program yang bekerja dengan menggunakan layer applikasi (application layer) tentunya sudah cukup sering kita dengan bahkan gunakan seperti : gmail, facebook, google.com dan lain-lain.