Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Pengertian, Kelebihan dan Kekurangan L2TP

Hai sobat blogger..!

Artikel kali ini admin serpengetahuan akan membahas mengenai L2TP atau Layer 2 Tunneling Protocol.

Pada tahun 90-an, setelah Microsoft mengembangkan PPTP dan Cisco merespon dengan L2F; Internet Engineering Task Force (IETF) mengarahkan kedua perusahaan tersebut untuk memilih salah satu protokol saja untuk menghindari persaingan antar dua protokol tersebut.

Layer 2 Tunneling Protocol (L2TP) adalah standar IETF dikembangkan untuk menggantikan PPTP. Ini adalah hasil dari penggabungan teknologi dari Microsoft PPTP dengan Layer 2 Forwarding (L2F) protokol tunneling Cisco. Selain jaringan IP, L2TP mendukung tunneling melalui berbagai jenis jaringan point-to-point termasuk Frame Relay, X.25, dan ATM.

Protokol enkapsulasi dapat IP, tetapi juga IPX, AppleTalk, dan protokol lainnya mendukung ed oleh PPP (meskipun mereka ditransmisikan sebagai paket IP). Sama seperti dengan PPTP, L2TP tidak benar-benar mengenkripsi data, juga tidak mengotentikasi pesan individu.

Untuk mengatasi kekurangan ini, L2TP sering kita ed dalam hubungannya dengan IPSec. Kombinasi ini memberikan lapisan tambahan otentikasi dan enkripsi karena paket-paket L2TP dikemas dalam paket IPSec pada layer Network.

L2TP beroperasi pada layer Data-Link dari model OSI dan menggunakan port UDP 1701.

Kelebihan dan Kekurangan L2TP

Kelebihan L2TP/IPsec

> L2TP menggabungkan protokol keamanan IPsec sangat berbeda. IPsec menggunakan enkripsi 256-bit untuk kelas militer enkripsi belum dapat diretas oleh siapa pun.

>L2TP melindungi perubahan data dari pengirim ke penerima. Karena L2TP menggunakan perlindungan ganda untuk mengamankan data. Perlindungan pertama menetapkan koneksi point-to-point Protocol (PPP) antara pengirim dan penerima, sedangkan perlindungan kedua mengandung IPsec yang mengandung enkripsi untuk keamanan. Tentu saja enkripsi menyulitkan orang jahil untuk mengganggu.

> Pengaturan L2TP sangat mudah dan juga cukup cepat. Selain itu, L2TP mendukung multithreading. Multithreading adalah kemampuan untuk memungkinkan eksekusi beberapa perintah pada waktu yang sama. Itu cukup menguntungkan karena meningkatkan kinerja protokol.

> Selain itu, protokol L2TP/IPsec bekerja di sejumlah besar platform dan sistem operasi seperti iOS, Android dan Linux. Menjadikan protokol ini sangat fleksibel.

> L2TP/IPsec mendukung Perfect Forward Secrecy (PFS). PFS adalah protokol perjanjian kunci yang menjamin kunci sesi Anda tetap tanpa tidak bisa diretas meskipun kunci privat server telah diretas.

Kekurangan L2TP/IPsec

> Karena protokol ini memiliki perlindungan data tranmisi dua kali lipat, maka ini akan mempengaruhi kecepatan. Yang lebih lambat apabila dibandingkan dengan protokol PPTP.

> Protokol L2TP berkomunikasi melalui User Datagram Protocol (UDP), hal ini membuat firewall lebih mudah untuk memblokir protokol ini.

> Melakukan pengaturan protokol ini mengambil banyak terutama ketika Anda memasukkan sertifikat komputer. Pada Microsoft 2008 server misalnya, sebelum Anda dapat menggunakan L2TP, Anda harus membuat perubahan pada registri. Namun ini hanya terjadi jika Anda tidak menggunakan software pihak ketiga.

> John Gilmore dan Edward Snowden menjelaskan bahwa NSA dengan sengaja melemahkan protokol IPsec.

Demikian penjelasan mengenai L2TP. Semoga bisa menambah pengetahuan kita bersama, terimakasih buat sobat yang sudah membaca artikel di blog ini.