Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Cara Membuat IP Loopback Di Mikrotik

Cara Membuat IP Loopback Di Mikrotik Loopback adalah sebuah metode yang digunakan pada sebuah perangkat elektronik atau host untuk mengarahkan atau mengembalikan sebuah lalulintas trafik ke dirinya sendiri.

membuat-ip-loopbak

 
Berbicara mengenai Loopback kita tidak akan terlepas dengan 2 (dua) hal, yaitu interface loopback dan ip address loopback.
 
Sebelum ke pokok permasalahan yaitu membuat interface dan ip loopback pada router Mikrotik, ada baiknya kita memahami sedikit tentang interface loopback dan ip address loopback tersebut.

1. Pengertian Interface dan IP Loopback
 
Apa itu interface Loopback?
 
Interface loopback adalah sebuah interface logik yang tidak memiliki bentuk fisik yang artinya adalah interface ini (loopback) tidak bisa kita pegang ataupun lihat bentuk fisiknya melainkan hanya bisa kita lihat secara kasat mata dalam bentuk virtual.
 
Fungsi dari interface loopback ini adalah sebagai tempat meletakkan atau menambahkan ip address loopback.
 
Apa itu IP Address Loopback?
 
IP Address Loopback adalah ip address yang digunakan sebagai ID dari sebuah perangkat elektronik seperti komputer. IP address ini diletakkan pada interface loopback.
 
Pada jaringan komputer khususnya pada bab routing dynamic, ip address loopback berfungsi sebagai ID sebuah router.
 
2. Cara Membuat Interface dan IP Loopback?
 
> Pada Komputer/Laptop
 
Pada perangkat elektronik seperti komputer atau laptop, ip loopback sudah ada ketika dikeluarkan dari pabrik pembuat komputer tersebut yaitu 127.0.0.1. IP ini juga sering disebut sebagai localhost.
 
Jika kita coba lakukan ping dan tracert ke ip 127.0.0.1 tersebut maka hasilnya akan seperti gambar dibawah ini:


 
Jadi kalau kita lihat pada gambar diatas, ping dan tracert ke ip loopback 127.0.0.1 tetap tembus atau berhasil meskipun komputer/laptop tidak terhubung dengan jaringan internet (lihat tanda panah pada bagian kanan bawah gambar).

Baca juga: Cara Membuat Loopback Adafter di Windows 10
 
> Pada Perangkat jaringan (Router Mikrotik dan Cisco)
 
Berbeda dengan Komputer/laptop yang sudah memiliki ip address loopback ketika dikeluarkan dari pabrik. Pada perangkat jaringan seperti router Mikrotik dan router Cisco, kita harus membuat sebuah interface loopback terlebih dahulu, kemudian pada interface loopback tersebut kita tambahkan ip address loopback secara manual.
 
Hampir sama dengan ip loopback pada komputer, ip loopback pada router Mikrotik dan Cisco biasanya digunakan pada routing dynamic tertentu seperti routing dynamic OSPF dan BGP.
 
Fungsi ip loopback pada kedua routing tersebut adalah sebagai Router ID yang mana router ID ini berfungsi sebagai penentu jalur utama yang akan dilewati oleh trafik data apabila pada jaringan tersebut terdapat beberapa router yang saling terkoneksi atau terhubung.
 
IP address loopback pada perangkat router Mikrotik dan router Cisco ini juga berbeda dengan ip address pada komputer. Jika pada komputer ip address loopback adalah 127.0.0.1 maka pada router Mikrotik dan router Cisco kita bebas menentukan ip yang akan kita gunakan sebagai ip loopback namun dengan syarat tidak menggunakan ip address yang sudah terpakai di perangkat lainnya.

Cara Membuat IP Loopback Di Mikrotik

 
Membuat Interface dan IP Loopback Pada Mikrotik
 
Pada router mikrotik, interface loopback dikenal dengan nama interface Bridge. Namun sobat jangan sampai salah paham karena biasanya interface bridge pada Mikrotik digunakan untuk menyatukan beberapa port agar bisa mengakses segmen ip address yang sama.
 
Ada sedikit perbedaan antara interface bridge yang digunakan sebagai loopback dengan interface bridge yang digunakan untuk menyatukan beberapa port agar bisa mengakses segmen ip address yang sama pada Mikrotik.
 
Perbedaannya adalah:
> Interface bridge Mikrotik yang digunakan sebagai interface loopback tidak memilih port atau ethernet yang dimasukkan pada tab port bridge, sedangkan
 
> Interface bridge Mikrotik yang digunakan untuk menggabungkan beberapa port atau ethernet agar bisa mengakses segmen ip address yang sama wajib memilih port mana saja yang akan digabungkan secara logik pada tab port bridge.
 
Cara membuat atau menambahkan interface loopback pada router Mikrotik adalah:
Login ke Mikrotik menggunakan aplikasi Winbox kemudian klik pada menu:
Bridge > Add [+],
pada General > Name: isikan nama interface, misalkan: Loopback seperti pada gambar dibawah ini:


 
Menambahkan IP Address Loopback
 
Pada Mikrotik kita bisa menambahkan IP Address Loopback sesuai dengan yang kita inginkan dengan syarat:
  • Tidak menggunakan ip address yang sudah dipakai di interface lain.
  • Menggunakan subnet tertinggi dan unik agar mudah di ingat, misalnya: 10.10.10.10/32
Untuk cara menambahkannya sama seperti saat kita menambahkan ip address pada interface umumnya, yaitu:
 
IP > Addresses > Add [+] > Address (ketik segmen ip loopback) > interfaces (pilih interface Loopback) > OK


Begitulah cara membuat interface dan ip loopback di Mikrotik, semoga bermanfaat dan selamat mencoba, terimakasih.