Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Konfigurasi DHCP Server Mikrotik

Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) adalah sebuah service yang memungkinkan perangkat dapat mendistribusikan ip address untuk host/client secara otomatis dalam jaringan. DHCP dibedakan menjadi dua bagian, yaitu dhcp server dan dhcp client.

DHCP Server adalah perangkat yang bertugas mendistribusikan ip address secara otomatis menuju host/client. DHCP Client adalah perangkat yang menerima ip address secara otomatis yang di distribusikan oleh perangkat dhcp server.

Cara kerja dhcp server adalah dengan memberikan respon terhadap request yang dikirimkan oleh dhcp client dengan memberikan semua informasi yang ada seperti ip address, gateway, dns dan default route.

Pada artikel ini, serpengeahuan akan membahas mengenai cara konfigurasi dhcp server di mikrotik. Pada artikel ini akan kita bahas konfigurasi mikrotik sebagai dhcp server dan sebagai dhcp client.


Konfigurasi Mikrotik Sebagai DHCP Server


Saya anggap sobat sudah melakukan konfigurasi dasar pada mikrotik seperti biasanya dan mikrotik sudah bisa terhubung ke internet. Selanjutnya kita konfigurasi mikrotik sebagai dhcp server dengan langkah-langkah seperti berikut:

  • Jika menggunakan CLI (command line new terminal mikrotik), maka sobat tinggal ketik ip dhcp setup > Enter, kemudian ikuti step-stepnya seperti berikut:
[admin@MikroTik] > ip dhcp setup
Select interface to run DHCP server on

dhcp server interface: ether2
Select network for DHCP addresses

dhcp address space: 10.100.0.0/24
Select gateway for given network

gateway for dhcp network: 10.100.0.1
Select pool of ip addresses given out by DHCP server

addresses to give out: 10.100.0.2-10.100.0.254
Select DNS servers

dns servers: 8.8.8.8
Select lease time

lease time: 10m
[admin@MikroTik] >


Jika menggunakan Winbox, step-stepnya bisa dilihat pada gambar berikut:




Dengan step-step diatas, maka konfigurasi dhcp-server pada mikrotik sudah selesai.

Konfigurasi Mikrotik sebagai DHCP Client


Selanjutnya kita akan konfigurasi mikrotik sebagai dhcp client. Mikrotik di fungsikan sebagai dhcp client biasanya karena ip publik atau ip internet yang diberikan provider (ISP) dhcp.

Untuk konfigurasi mikrotik sebagai dhcp client pada new terminal, perintahnya adalah

[admin@MikroTik] > ip dhcp-client add interface=ether1 disabled=no

Jika konfigurasinya melalui winbox, maka langkah-langkahnya seperti pada gambar berikut:





Pengujian


Langkah terakhir kita akan melihat apakah dhcp server dan dhcp client yang sudah kita konfigurasi berfungsi dengan baik.

Untik mengujinya. sobat bisa ketik perintah ip dhcp-client print di new terminal mikrotik, jika mikrotik sudah mendapatkan ip addres seperti berikut ini, maka dhcp server dan dhcp client sudah berfungsi dengan baik.

[admin@MikroTik] > ip dhcp-client print
Flags: X - disabled, I - invalid, D - dynamic
# INTERFACE USE-PEER-DNS ADD-DEFAULT-ROUTE STATUS ADDRESS
0 ether1             yes                       yes                                       bound    10.100.0.254/24

Jika dicek melalui winbox, maka akan terlihat seperti pada gambar brikut:




Begitulah cara setting dhcp server dan dhcp client pada mikrotik, semoga bermanfaat dan selamat mencoba.